Berbagi tips fotografi

Temukan berbagai tips foto jitu dari berbagai fotografer lokal maupun internasional sehingga bukan tidak mungkin lagi Anda bisa mendapatkan gambar terbaik yang bisa Anda miliki.

Tutorial pilihan

Tutorial editing foto merupakan hal yang perlu Anda pelajari sebagai seorang fotografer yang ingin menghasilkan foto yang "matang".

Inspirasi karya

Kini Anda tidak perlu gelisah karena hampir kehabisan ide karya Anda. Di sini kami menyajikan berbagai karya populer dari seluruh dunia yang dapat menginspirasi Anda untuk menemukan ide baru.

Event terdekat

Satu hal penting dari fotografi adalah perkumpulannya yang solid, jadi hadirilah event menarik yang kami informasikan untuk Anda agar bisa mendapat wawasan baru mengenai fotografi.

List Widget

Sabtu, 14 Januari 2012

SUZUKI DPM PHOTO CHALLENGE 2012 (28 JANUARI 2012)


Dalam rangka memeriahkan acara Grand Opening Showroom PT. Dwi Perkasa Mobiltama Cabang Pamulang bekerjasama dengan Genjie Management
Kegiatan Lomba Foto:
Hari : Sabtu, 28 Januari 2012
Jam : 10.00 – 17.00 WIB
di Showroom Suzuki ( PT. Dwi Perkasa Mobiltama Pamulang)
Jl. Siliwangi No 6 – Pamulang Telp : (021) 74645252

Lingkup Lomba Foto:
Foto Kategori Arsitek:
  1. Warna foto harus NATURAL, BERWARNA, tidak diperbolehkan warna IR, BW, Sepia dan montase Diperbolehkan HDR.
  2. Komposisi foto harus melambangkan Showroom PT. Dwi Perkasa Mobiltama Cabang Pamulang
  3. Harus ada tampak Gedung secara utuh atau Kelengkapan Gedung yang bisa melambangkan Showroom PT. Dwi Perkasa Mobiltama.

Foto Kategori Produk (Mobil & Model):
  1. Warna foto harus NATURAL, BERWARNA, tidak diperbolehkan warna IR, BW, Sepia dan montase.
  2. Komposisi foto hrs ada wajah modelnya (bukan kaki, tangan atau bagian tubuh dari modelnya saja).
  3. Harus ada tampak Mobil secara utuh atau Body Parts dan dapat merepresentasikan lokasi di Showroom DPM Pamulang serta bisa mengasosiasikan mobil Suzuki.
Persyaratan:
  1. Di buka untuk Umum
  2. Peserta Bebas dengan Camera Digital
  3. Menyerahkan Bukti Slip Setoran /
  4. Bukti Pembayaran saat Registrasi Ulang Tgl. 28 Januari 2012 Jam 09.30 WIB di Showroom Suzuki ( PT. Dwi Perkasa Mobiltama) Jl. Siliwangi - Pamulang

Hadiah Lomba Foto ( Total 20 Juta )

SISTEM LOMBA FOTO:
  1. Lokasi Lomba Foto Indoor & Outdoor
  2. Hanya peserta yang sudah punya dan diberikan ID / PIN yang hanya bisa masuk kedalam area foto.
  3. Ketentuan lomba foto lainnya akan diumumkan di lokasi acara, Tgl. 28 Januari 2012

PENDAFTARAN:
  1. Biaya Pendaftaran Rp. 100.000 : (incl, ID Tag, Kaos (100 Pendaftar Pertama) Model Fee, Make up Artist & Wardrobe) untuk 1 Hari.
  2. Pendaftaran dibuka untuk max. 150 peserta
  3. Pendaftaran ditutup Tgl. 27 Januari 2012 Jam 23.59 WIB atau peserta sudah mencapai quota
  4. Registrasi via SMS di No.HP : (Ketik Daftar Suzuki DPM (spasi) Nama Lengkap kirim ke: Hery Supriyadi – 081808792418
  5. Pembayaran dapat dilakukan melalui
  6. Rek.Mandiri : ACC 124-000491864-6 a/n Hery Supriyadi, Rek BCA : ACC 5750302523 atas nama Dicky Eko Prasetyo (Kami tidak melayani pendaftaran & pembayaran on the spot)
  7. (Untuk memudahkan pengecekan, pada saat transfer tambahkan biaya registrasi dengan no unik sesuai no daftar peserta, misalkan GENJIE XENIA no daftar peserta 25, berarti no uniknya 25, wajib mentrasfer Rp 100.000,- + Rp 25,- = Rp 100.025,-)
  8. Pendaftar dianggap sebagai peserta lomba setelah melakukan pembayaran dan konfirmasi transfer via SMS dan NO REFUND [UPDATE] PEMBAYARAN DITUNGGU SAMPAI HARI Jumat, 27 Januari 2012, Jam 23:59 WIB
  9. Setelah transfer harap konfirmasi via sms ke no 081808792418 ( Hery Supriyadi )

SISTEM PENILAIAN:
Untuk Seluruh kategori dikumpulkan Setelah Selesai Lomba Foto dan langsung di nilai.

Dewan JURI:
Arief Fala (Praktisi Foto), Kunto Antariksa (Praktisi Foto )
Perwakilan SIS, Perwakilan DPM.

Jumat, 13 Januari 2012

20 Tips Singkat Fotografi


Berikut 20 tips singkat fotografi untuk anda menambah informasi dan kemampuan fotografi anda, saya yakin beberapa sudah pernah dilakukan tetapi semoga beberapa lainnya merupakan informasi baru. Klik tanda  (jika ada) disebelah kanan masing-masing tip untuk melihat informasi yang lebih detail.




  1. Untuk melatih kemampuan panning anda, potretlah benda yang sedang bergerak dengan kecepatan normal (orang naik motor misalnya), gunakan mode shutter priority dan set shutter speed maksimal 1/30 detik, lebih lambat lebih baik. Perhatikan background anda! 
  2. Untuk memotret makro (jarak super dekat), aktifkan fitur Live View kamera digital anda agar lebih mudah memeriksa depht of field dan fokus.
  3. Filter CPL (polarisasi) sangat berguna untuk menghilangkan pantulan sinar matahari di air dan kaca, dan juga berfungsi memperbaiki warna langit. Pernahkah anda mengenakan kacamata hitam dengan polariser?
  4. Saat memotret bayi/anak-anak, pastikan anda memusatkan perhatian ke mata. Tak ada yang bisa mengalahkan keindahan mata anak-anak.  
  5. Megapiksel bukanlah fitur terpenting dari sebuah kamera, ukuran sensorlah fitur yang paling penting
  6. Untuk foto portait (wajah) di luar ruangan, usahakan ketika cuaca sedang mendung. Kalaupun tidak, carilah daerah yang redup dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Sinar matahari membuat bayangan yang keras di wajah.
  7. Ketika anda memotret di kondisi minim cahaya dan kesusahan menggunakan autofokus, gantilah dengan manual fokus. Fitur autofokus dikamera biasanya cukup lama mencari titik fokus di kondisi remang-remang. 
  8. Untuk foto siluet, pastikan anda matikan flash serta gunakan mode sunset (untuk kamera pocket), untuk SLR gunakan mode manual dan ukurlah eksposur di area terang di belakang obyek. 
  9. Download-lah buku manual versi pdf untuk kamera anda, sehingga anda mudah melakukan pencarian secara cepat untuk kata yang ingin anda ketahui dibanding harus membolak-balik halaman kertas. 
  10. Sebelum berangkat memotret, periksa kembali setting kamera anda, jangan sampai anda mneggunakan setting yang salah (memotret landscape dengan ISO 1000 misalnya). Menurut para fotografer pro, urutan pengecekan yang baik adalah berikut: cek White Balance – aktifkan fitur Highlight warning – cek settingan ISO – cek ukuran Resolusi foto anda.
  11. Formatlah memory card hanya di kamera, jangan pernah memformat memory card dikomputer. Selain jauh lebih cepat dan mudah juga jauh lebih aman jika anda melakukannya di kamera.
  12. Jika anda memiliki kapasitas hard disk berlebih di komputer serta suka melakukan foto editing, gunakan format RAW saat memotret, jika tidak cukup gunakan JPG. 
  13. Jika anda benar-benar menyukai fotografi landscape, fotolah di jam-jam berikut: dari jam 5 sampai jam 8 pagi, serta dari jam 4 sampai jam 7 sore.
  14. Ketika memotret, lihatlah area paling terang yang masuk ke viewfinder anda. Kalau terangnya terlalu mencolok dibanding area lain, gantilah sudut pemotretan.
  15. Untuk memotret HDR, gunakan mode auto bracket. Satu lagi: untuk foto HDR landscape yang dahsyat, tunggulah sampai muncul mendung sedikit, lalu mulailah memotret. 
  16. Jika anda membeli lensa atau kamera bekas, pastikan anda melakukan transaksi dengan bertemu penjualnya secara langsung. Anda harus menguji barangnya, memegang dan mencobanya
  17. Sepanjang memungkinkan, gunakan settingan ISO serendah mungkin. Meskipun noise reduction bisa mengurangi noise yang dihasilkan oleh ISO yang tinggi, namun akan mengurangi detail foto secara keseluruhan. 
  18. Kalau warna membuat foto anda terlalu “sibuk” dan ramai, ubahlah foto anda menjadi foto hitam putih
  19. Untuk menghasilkan foto hitam putih yang bagus, perhatikan kontras dalam foto anda. Semakin banyak kontras (area gelap dan terang yang beragam), semakin bagus foto hitam putih anda. 
  20. Bawalah kamera kemanapun anda pergi, cara paling cepat meningkatkan kemampuan fotografi anda adalah dengan memperbanyak jam terbang, tidak ada yang lebih baik.

Photography Posing Guide


Fotografer pemula sering mengalami kesulitan dalam mengarahkan model untuk mendapatkan pose yang menarik, memperlihatkan figur terbaik dari model, dan yang paling penting menyampaikan pesan dari fotografer itu. Temukan penyelesaian masalahmu disini.

Kami menemukan Pemandu Pengarahan Model secara gratis yaitu sebuah software Model Pose 1.1 pro dari Photocrack. Software ini memuat 200 pengarahan pose dan tentu saja dapat didownload dengan gratis. Instal di laptopmu agar dapat dibaca dimana saja kamu akan membuat sesi foto model. Aplikasi ini dibuat menggunakan Animasi Flash, format *.exe digunakan untuk memudahkan dalam membuka aplikasi bagi komputer yang belum terinstall flash player, Jadi tak perlu lagi stress mikirin pose-pose baru saat sepi ide, goodluck.

Ekstensi *.exe  mungkin menyebabkan aplikasi ini dianggap berbahaya, tapi tenang aja file itu hanya convert dari *.swf aja jadi bukan virus


Sumber: gudangdigitalonline.com

Sabtu, 07 Januari 2012

ABANK IRENK PHOTOGRAPHER JOB VACANCY

MEMPUNYAI KEWAJIBAN MENGAMBIL FOTO DI LAPANGAN SESUAI DENGAN KONSEP DAN JADWAL . MENGUASAI TEKNIS FOTO, 
MEMPUNYAI KAMERA PRIBADI, UMUR 
MAKSIMAL 24 TAHUN, MAMPU BEKERJASAMA DENGAN TEAM, DAN MAMPU BEKERJA DENGAN DEADLINE. 
PART TIME / FULL TIME 

LAMARAN, 
CV, FOTO PRIBADI, 
SERTA PORTOFOLIO 
BISA DIKIRIM KE EMAIL : 
abankirenk.creative@yahoo.com 

FB : abankirenk creative

Rabu, 04 Januari 2012

Pameran Fotografi Perdana RPC UMY Angkatan 10

Pameran Fotografi Perdana RPC UMY Angkatan 10
Release Photography Club (RPC) UMY kali ini mengadakan pameran fotografi perdana bagi anggota RPC UMY angkatan 10. 


Tema yang diangkat untuk pameran ini adalah "MEJIKUHIBINIU".
Pameran perdana "MEJIKUHIBINIU" ini akan dilaksanakan pada:
Waktu : 2-5 Januari 2012
Tempat : di Gallery Biasa, Jl. Suryodiningratan 10B, Yogyakarta
Opening : tgl 2 Januari 2012, pukul 19.00 WIB

Pameran perdana ini diselenggaran untuk menampilkan berbagai karya yang dihasilkan oleh anggota RPC UMY Angkatan X. Setelah mengikuti diklat dan hunting foto 12 teknik, kali ini mereka harus dapat mengimplementasikan ilmu yang telah mereka dapatkan ke dalam sebuah karya foto yang berrtema. Tema yang diangkat untuk Pemeran Perdana RPC UMY Angkatan X adalah MEJIKUHIBINIU. Latar belakang pengambilan tema tersebut karena ketertarikan kami untuk mengeksplor berbagai warna primer dan sekunder menjadi sebuah karya visual yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Warna merupakan salah satu sumber kreatifitas yang sangat berpengaruh bagi seseorang dalam membuat sebuh karya, baik karya fotografi, karya film, karya lukisan, dan karya seni rupa lainnya. Pemeran foto perdana RPC UMY Angkatan X bertujuan untuk menunjukkan bagaimana sense yang dimiliki oleh para peserta pameran dalam bermain komposisi warna ke karya foto.

Teknik Matering

Kamera-kamera digital saat ini memiliki beberapa macam modemetering. Namun ternyata banyak yang belum memahami, apa efek yang dihasilkan dari perbedaan mode metering tersebut. Atau bahkan lebih parah lagi, belum mengetahui apa fungsi dan makna dari metering.

Metering adalah  fungsi yang dimiliki kamera digital untuk menentukan exposure setting berdasarkan intensitas cahaya yang sampai ke sensor. Pada dasarnya ada 3 besaran yang menentukan dalam exposure settung, yaitu:
  1. Shutter speed
  2. Aperture
  3. ISO
Setting mana yang disetel oleh kamera ditentukan oleh exposure mode yang dipilih oleh fotografer. Misalnya:
  1. Mode AUTO: semua setting ditentukan oleh kamera
  2. Mode Program (P): ISO ditentukan oleh fotografer, kamera menghitung shutter speed & aperture
  3. Mode Speed Priority (S atau Tv): ISO & shutter speed ditentukan fotografer, kamera menentukan lebar aperture
  4. Mode Aperture Priority (A atau Av): ISO & bukaan aperture ditentukan oleh fotografer, kamera menentukan shutter speed
  5. Mode Manual (M): semua setting telah dilakukan oleh fotografer, metering kamera hanya memberikan notifikasi saja namuntidak akan mengubah setting apapun.
 Pemilihan mode metering akan memperngaruhi hasil setting yang dilakukan oleh kamera. Pada kondisi pemotretan dengan cahaya yang merata dan obyek yang full colour, pemilihan mode metering tidak memberikan perbedaan hasil yang signifikan. Akan tetapi pada obyek yang kontras, permilihan mode yang tepat akan memberi hasil yang berbeda. Paling tidak ada 3 mode metering yang umum ditemui, yaitu:
  1. Multi segment: pada mode ini, kamera melakukan exposure setting berdasarkan intensitas cahaya rata-ratadari seluruh bagian frame (95-100% area frame). Mode multi segment ini mirip dengan mode matrix dan average.
  2. Centre weighted: pada mode ini, kamera melakukan exposure setting berdasarkan intensitas cahaya yang datang dari sebagian besar frame dengan memberi bobot lebih besar pada intensitas cahaya di bagian tengah (50-75% area frame). Mode ini disebut juga partial metering.
  3. Spot pada mode ini, kamera hanya memperhitungkan intensitas cahaya yang datang dari bagian tengah frame (5-15% area frame)

Untuk jelasnya, berikut ini adalah gambaran area yang diperhitungkan dalam metering.
  1. Kotak merah adalah batas area yang diperhatikan dalam mode multi segment ' matrix / average
  2. Kotak biru adalah batas area yang diperhitungkan dalam mode Centre Weighted
  3. Kotak jingga (oranye) di tengah adalah batas area yang diperhitungkan dalam mode Spot

Agar lebih jelas, saya aplikasikan area di atas pada obyek dan latar belakang yang kontras. Pada pemotretan ini saya menggunakan mode Aperture Priority (A) dengan ISO 800 dan f/5.6 sehingga perbedaan hasil metering akan tampak pada shutter speed.

1. Obyek GELAP dengan latar belakang TERANG

Pada obyek di atas, mode Spot akan mengukur area dengan warna hitam. Karena itu kamera akan menaikkan exposure sehingga diperoleh shutter speed 1/2 s. Akibatnya, latar belakang yang terang menjadi over exposure dengan hasil seperti ini:
Jika mode metering diubah ke Centre weighted, sebagian besar area dalam kotak biru adalah warna gelap, akan tetapi kamera memperhitungkan juga warna terang di latar belakang, sehingga shutter speed naik menjadi 1/5 s

Pada saat menggunakan mode Multi Segment, seluruh luasan latar belakang ikut diperhitungkan, sehingga diperoleh shutter speed yang lebih cepat lagi, yaitu 1/8 s dengan hasil sebagai berikut:
Perubahan setting shutter speed tersebut menunjukkan perbedaan detil yang jelas di latar belakang dan pada tutup lensa. Semakin luas area yang diperhitungkan, semakin cepat shutter speed yang dipilih.
Efek yang berlawanan muncul pada obyek terang pada latar belakang gelap.


2. Obyek TERANG dengan latar belakang GELAP
Pemotretan dengan mode Spot menghasilkan pengukuran pada bidang yang dominan putih, sehingga diperoleh shutter speed  1/6 s
Dengan mode Centre Weighted, sebagian besar area berwarna gelap, akan tetapi obyek di tengah yang berwarna terang mendapat porsi perhitungan lebih besar, sehingga shutter speed hanya turun sedikit menjadi 1/4 s.

Pada saat menggunakan mode Multi Segment, kameramenangkap banyak area gelap, akibatnya shutter speed jadi lambat, diperoleh hasil 1/2 s yang menyebabkan sedikit over esposed seperti berikut:
Mode mana yang Anda pilih bergantung pada seberapa luas & seberapa banyak detil yang hendak ditampilkan.serta seberapa jauh kontras antara obyek dengan latar belakangnya.

LOMBA FOTO SERANGGA DAN PERILAKU HIDUPNYA (deadline 8 Januari 2012)

Pengurus Pusat Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI) dalam rangka Kongres VII dan Symposium Nasional, akan mengadakan lomba foto serangga.
Perhimpunan Entomologi Indonesia adalah organisasi profesi dan keilmuan dalam bidang serangga. Anggota perhimpunan berasal dari seluruh Indonesia.

1. Tema: Serangga dan Perilaku Hidupnya

2. Lomba terbuka untuk umum warga negara Indonesia

3. Tidak dipungut biaya apapun dalam keikutsertaan lomba ini

4. Hadiah:
Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 1.500.000 + Piagam Penghargaan
Pemenang kedua akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 1.000.000 + Piagam Penghargaan
Pemenang ketiga akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 700.000 + Piagam Penghargaan

Pemenang Harapan (3 orang) masing-masing akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 250.000 + Piagam Penghargaan

5. Juri: (1) Prof. Sumartono Sosromarsono (Pakar Entomologi Indonesia), (2) Dr. Purnama Hidayat (Mantan Ketua Perhimpunan Entomologi Indonesia) & (3) Praktisi fotografi

6. Kriteria penilaian:

Kesesuaian tema : 30%
Teknik Fotografi : 30%
Tingkat kesulitan pengambilan gambar/moment/langka: 30%
Lain-lain : 10%

7. Format foto: 
Foto digital diterima panitia dalam format JPEG atau JPG dengan sisi terpendek foto minimal 2400 (dua ribu empat ratus) pixel.

8. Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal 5 (lima) foto untuk disertakan dalam lomba ini

9. Foto yang diikutsertakan berhak digunakan panitia untuk keperluan non komersial

10. Foto yang diikutsertakan dalam lomba ini adalah foto yang diambil di Indonesia pada tahun 2011 (ditunjukan dengan data EXIF yang masih ada di file

11. Tidak diperkenankan menambah atau mengurangi unsur foto, maupun penambahan unsur di luar objek yang difoto seperti menggunakan framing dan watermark, olah digital hanya sebatas kontras, burning, dodging, serta cropping

12. Alamat pengiriman foto:
peipusat@yahoo.com atau peipusat@indo.net.id atau sekretariat@pei-pusat.org
Dengan Subject: Lomba Foto Serangga 2011<dot>Nama lengkap<dot>judul foto<dot>nomor HP (hand phone)
Contoh: Lomba Foto Serangga 2011.Budi.Serangga Bertengger.0812345678


13. Batas akhir foto diterima panitia melalui email: 8 Januari 2012


14. Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.


15. Khusus bagi pemenang wajib mengirimkan file foto dalam bentuk hi-res, fotokopi/scan identitas dan surat pernyataan kepemilikan karya foto sebelum pembagian hadiah dilakukan.


16. Setiap peserta harus menjamin bahwa foto yang diikut sertakan dalam lomba adalah hasil karya sendiri dan tidak akan memunculkan masalah hukum/HAKI


17. Dengan mengirimkan foto kepada panitia maka setiap peserti dianggap mengerti dan tunduk kepada aturan lomba foto ini dan membebaskan panitia dari segala tuntutan atas keikutsertaan foto yang dikirimkan.


18. Foto pemenang dan beberapa foto peserta lainnya akan dipamerkan pada acara kongres dan symposium nasional Perhimpunan Entomologi Indonesia di Botani Square Bogor pada tanggal 24-25 Januari 2012


19. Pengumuman dan penyerahan acara akan dilaksanakan pada saat kongres dan symposium berlangsung